Revitalisasi Warisan Budaya Bali: Integrasi Augmented Reality dalam Digitalisasi Objek Pura Mengening Tampaksiring
Keywords:
Pura Mengening, Augmented Reality, Digitalisasi Budaya, Objek 3D, MDLCAbstract
Pura Mengening di Desa Saraseda, Tampaksiring merupakan salah satu warisan budaya Bali yang memiliki nilai sejarah, arsitektur, dan filosofi yang tinggi. Namun, minimnya dokumentasi serta terbatasnya penyampaian informasi secara digital mengancam kelestarian dan pengenalan pura ini, khususnya bagi generasi muda dan wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah aplikasi berbasis Augmented Reality (AR) sebagai media digitalisasi objek arsitektural yang terdapat pada areal Utama Mandala Pura Mengening. Aplikasi memungkinkan pengguna mengakses informasi sejarah, filosofi, dan bentuk arsitektur secara interaktif dalam format objek 3D melalui perangkat mobile. Pengembangan sistem menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang meliputi concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Pengujian Black Box menunjukkan seluruh fitur aplikasi berjalan sesuai rancangan, sedangkan evaluasi User Experience Questionnaire (UEQ) terhadap 50 responden memperoleh kategori “Excellent” pada keenam skala: Daya Tarik 2,647; Kejelasan 2,510; Efisiensi 2,795; Ketepatan 2,440; Stimulasi 2,700; dan Kebaruan 2,755. Aplikasi terbukti efektif menyampaikan informasi, memberikan pengalaman pengguna yang sangat baik, serta berfungsi sebagai media edukasi dan pelestarian budaya.