Strategi Inovasi Digital pada UMKM di Kecamatan Tegalalang, Gianyar Bali
Keywords:
Digitalisasi UMKM, Inovasi Bisnis, Resource-Based View, Fenomenologi, Tegalalang BaliAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi inovasi digital yang dilakukan oleh UMKM di Kecamatan Tegalalang, Gianyar, Bali, khususnya dalam menghadapi tantangan antara modernisasi dan pelestarian nilai tradisi di era disrupsi. Dengan mengadopsi perspektif teori Resource-Based View (RBV) dan desain fenomenologi deskriptif, studi ini menggali pengalaman hidup 10 pemilik UMKM di bidang pariwisata dan industri kreatif yang telah mengintegrasikan teknologi digital ke dalam operasional usaha mereka. Data primer dihimpun melalui observasi serta wawancara mendalam, dan dianalisis menggunakan teknik Reflexive Thematic Analysis (RTA). Temuan penelitian mengindikasikan adanya penerapan inovasi bersifat hybrid; di mana teknologi digital dimanfaatkan sebagai instrumen pemasaran dan perlindungan terhadap produk seni yang memiliki nilai taksu, tanpa mengintervensi proses produksi manual yang bersifat inimitable. Meskipun digitalisasi meningkatkan efisiensi proses melalui penggunaan WhatsApp dan QRIS, muncul fenomena "Ketegangan Budaya-Digital" yang mengganggu praktik tradisional seperti dana punia (sumbangan spiritual) dan paruman (rapat adat). Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberlanjutan UMKM digital di Tegalalang bergantung pada model digitalisasi yang sensitif terhadap konteks lokal, yang mampu menyelaraskan efisiensi administratif dengan pemeliharaan nilai-nilai komunal dan spiritual.