Penerapan Teknologi Tepat Guna Alat Pengering Bawang Merah Berbasis IoT
Keywords:
Bawang Merah, Pengeringan, Internet of Things, NodeMCU ESP8266, Telegram BotAbstract
Proses pengeringan bibit bawang merah secara tradisional yang mengandalkan sinar matahari memiliki kelemahan utama berupa ketergantungan pada cuaca, risiko kontaminasi kotoran, dan waktu pengeringan yang sangat lama mencapai 10 hingga 14 hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan dan memberikan pelatihan penggunaan Sistem Pengering Bawang Merah berbasis Internet of Things (IoT) kepada petani di Desa Buahan Pondok Leg, Kabupaten Gianyar. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, perancangan alat, implementasi, pelatihan penggunaan, dan evaluasi hasil. Alat pengering yang diimplementasikan dikembangkan menggunakan mikrokontroler NodeMCU ESP8266, sensor suhu DS18B20, dan sensor load cell, serta dapat dioperasikan melalui Telegram Bot untuk pemantauan jarak jauh. Realisasi kegiatan menunjukkan bahwa mitra petani berhasil memahami dan mengoperasikan alat ini dengan baik. Hasil kegiatan membuktikan bahwa penggunaan sistem pengering IoT mampu mempersingkat waktu pengeringan secara drastis dari 14 hari menjadi hanya 10 jam untuk sampel 1 kg, dengan pencapaian penyusutan berat yang optimal sebesar 22%. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini berhasil memberikan solusi teknologi yang tepat guna bagi petani dalam mempercepat proses pengeringan bibit bawang merah, menjaga kebersihan bibit, dan mengurangi kendala akibat perubahan cuaca secara signifikan..