Pelatihan Pembuatan Video Grafis Tutorial Koreografi Sebagai Media Instruksional Tari Inklusif Bagi Instruktur Komunitas Larajiva
Keywords:
ideo Grafis, Tutorial Tari, Komunitas Larajiva, Penari Tuli, InklusivitasAbstract
Pembelajaran tari bagi penyandang disabilitas rungu menghadapi berbagai kendala, terutama dalam memahami tempo, ritme, dan sinkronisasi gerak yang umumnya disampaikan melalui media auditif. Komunitas Larajiva sebagai komunitas seni inklusif yang mewadahi penari Tuli memerlukan media instruksional yang mampu menerjemahkan unsur musikal ke dalam bentuk visual yang mudah dipahami. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas instruktur Komunitas Larajiva dalam memanfaatkan teknologi video grafis sebagai media pembelajaran tari yang inklusif, aksesibel, dan berkelanjutan. Realisasi kegiatan dilakukan melalui pendekatan transfer teknologi dan pendampingan kreatif yang meliputi tahap pengumpulan data, diskusi partisipatif, pelatihan teknis, praktik produksi video, serta evaluasi dan penyempurnaan media. Materi pelatihan mencakup perancangan konsep visual, teknik pengambilan gambar koreografi, penggunaan perangkat lunak pengolah video dan grafis, serta penerapan teknik beat mapping untuk menyelaraskan indikator visual dengan ritme musik. Kegiatan dilaksanakan secara kolaboratif antara tim pengabdi dan Komunitas Larajiva. Hasil kegiatan berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan instruktur dalam memproduksi video grafis tutorial koreografi yang sesuai dengan kebutuhan sensorik penari Tuli. Selain menghasilkan media pembelajaran yang lebih efektif, kegiatan ini juga menghasilkan aset digital yang dapat dimanfaatkan sebagai dokumentasi, sarana promosi, dan penguatan identitas komunitas di ruang digital. Dengan demikian, pelatihan pembuatan video grafis tutorial koreografi mampu mendukung pengembangan metode pembelajaran tari yang lebih inklusif, meningkatkan aksesibilitas seni bagi penari Tuli, serta memperkuat kapasitas Komunitas Larajiva dalam mengembangkan media pembelajaran dan promosi secara mandiri dan berkelanjutan.