PKM Pakan Alternatif dan Alat Manajemen Pakan Ikan Lele Berbasis Mikrokontroler di Pokdakan Mina Shanti

Authors

  • Anak Agung Gde Ekayana Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia, Denpasar, Indonesia
  • I Wayan Andre Susila Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia, Denpasar, Indonesia
  • Ni Made Nelia Adnyani Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia, Denpasar, Indonesia

Keywords:

ampas tahu, pakan alternatif, mikrokontroler, ikan lele, inovasi

Abstract

Komponen pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam budidaya ikan yang dapat mencapai lebih dari 60% dari total biaya produksi. Kondisi tersebut menjadi tantangan utama bagi kelompok pembudidaya ikan lele, termasuk Pokdakan Mina Shanti di Kabupaten Klungkung yang masih bergantung pada pakan pabrikan dan sistem pemberian pakan manual. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan efisiensi budidaya melalui pemanfaatan ampas tahu sebagai pakan alternatif dan penerapan alat manajemen pakan berbasis mikrokontroler. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Learning System (PALS) yang meliputi tahap sosialisasi, pelatihan, implementasi teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Ampas tahu difermentasi menggunakan probiotik untuk meningkatkan kualitas nutrisi sebelum diolah menjadi pelet. Selanjutnya diterapkan alat pemberi pakan otomatis berbasis mikrokontroler ESP32 dan peripheral perangkat keras lainnya untuk mengatur frekuensi dan takaran pakan. Pengaturan frekuensi dan takaran pakan menyesuaikan dengan bobot ikan dalam 1 kolom dengan menyesuaikan perhitungan Feed Convertion Rasio (FCR). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam memproduksi pakan alternatif secara mandiri. Implementasi teknologi mampu menurunkan biaya pakan hingga sekitar 35%, meningkatkan efisiensi penggunaan pakan, meningkatkan pertumbuhan ikan sebesar 18%, serta meningkatkan tingkat kelangsungan hidup hingga 95%. Integrasi inovasi pakan alternatif dan otomatisasi pemberian pakan terbukti mampu meningkatkan produktivitas budidaya ikan lele sekaligus memperkuat kemandirian dan keberlanjutan usaha pembudidaya.

Downloads

Published

2026-07-17