Village Fest Hub: Ekosistem Festival Desa Berbasis Potensi Lokal dan Digital Marketing sebagai Strategi Pengurangan Pengangguran dan Penguatan Ekonomi Desa Berkelanjutan
Keywords:
digital marketing, village, umkm, ekonomi, desaAbstract
Desa memiliki berbagai potensi sumber daya alam, budaya, pertanian, dan kerajinan yang dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat apabila dikelola secara optimal. Namun, berbagai desa di Indonesia masih menghadapi permasalahan berupa tingginya angka pengangguran, rendahnya nilai tambah hasil pertanian, terbatasnya akses pemasaran produk lokal, serta belum optimalnya pemanfaatan potensi wisata desa. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat desa belum memperoleh manfaat ekonomi secara maksimal dari sumber daya yang dimiliki. Artikel ini menawarkan konsep Village Fest Hub sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal yang mengintegrasikan sektor pertanian, UMKM, wisata, budaya, dan digital marketing dalam satu ekosistem festival desa yang berkelanjutan. Realisasi program dilakukan melalui pembentukan kelompok pengelola desa yang melibatkan masyarakat yang belum memiliki pekerjaan, pemuda desa, kelompok tani, pelaku UMKM, dan karang taruna. Kelompok tersebut bertugas mengelola festival desa yang dilaksanakan secara berkala dengan menampilkan hasil panen, produk kerajinan, kuliner tradisional, seni budaya, serta atraksi wisata yang sesuai dengan karakteristik desa. Untuk memperluas jangkauan promosi, kegiatan didukung melalui pemanfaatan media sosial dan platform digital.
Hasil yang diharapkan dari implementasi Village Fest Hub adalah meningkatnya kesempatan kerja masyarakat desa, bertambahnya pendapatan pelaku UMKM dan petani, meningkatnya kunjungan wisatawan, serta terbentuknya ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan. Dengan demikian, Village Fest Hub dapat menjadi alternatif strategi pembangunan desa yang tidak hanya berfokus pada sektor wisata, tetapi juga mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan